Minggu, 15 Desember 2013

PERKEMBANGAN PANTOMAME DI ISI PADANG PANJANG

PERKEMBANGAN PANTOMAME DI ISI PADANG PANJANG


Foto0185.jpg




















 
Institut Seni Indonesia padang panjang merupakan kampus seni yang memiliki tujuh jurusan. Beberapa jurusannya yaitu Jurusan Seni Musik, Seni Teater, Seni Karawitan, Seni Tari, Seni Murni, Seni Kriya, fotografi, Televisi dan Film. Berbagai ilmu yang merangkum di ISI Padang Panjang. Akan tetapi seni yang berpengaruh langsung terjun yaitu senipertunjukan yang didalamnya terdapat Seni Musik, Seni Teater, Seni Karawitan, Seni Tari. Seni pertunjukan ini yang lebih dikatakan berinteraksi langsung kepada objek yang dituju. Adapun demikian peminat seni pertunjukan tidak sedikit. Seni pertunjukan yang dari zaman dulu hingga sekarang selalu ada. Melaluiseni pertunjukan banyak masyarakat yang mengemas dengan nilai-nilai tradisi. Contohnya saja Seni Teater jika dimasyarakat lebih dikenal dengan seni drama.
Teater dikenal dengan lakon, sejerah pementasan lakon dimulai pada zaman Yunani dan Romawi, dilanjutkan dengan Zaman Pertengahan, comedia dell’ Arte Italia, Zaman Elisabeth, Aliran Klasik, Aliran Romantik, Aliran Realisme, Aliran Ekspresionisme, Drama Zaman Kini.
Jaman yang terus berkembang semakin maju, Seni Teater semakin berkembang dengan era kekinian. Dengan berkembangannya kesenian khususnya seniteater yang menjadikan tontonan yang penuh makna dan pesan bagi setiap yang menikmatinya.

Teater Ini Berkembang Berdasarkan Zamannya
Pertunjukan yang sering kita dengar dengan pantomime. Akan tetapi masih banyak yang belum kenal bahkan sama sekali tidak pernah menonton pertunjukan pantomime. Pantomim merupakan seni nperan yang tidak menggunakan dialog, dan hanya menggunakan gerak saja. Pantomim merupakan bahagian dari teater klasik. Sebelum zaman Mesir dan Yuni Kuno, sudah ada Pantomime, ditulis Aristoteles di Buku Poetic. Buku ini dilihat dari relief-relief yang bergambar sebuah gesture yang menggambarkan sebuah pantomime bukan tarian.
Sebut saja seorang seniman yang masih studi di ISI Padang Panjang,  yaitu M.Hibban Hasibuan, yang acap kali dipanggul Ucok dan di panggil juniornya Bang Ucok. Bang ucok ini merupakan salah satu pencinta seni pantomin. Ia menggeluti pantomim mulai kuliah di ISI Padang Panjang. Ia teropsesi pada film Barat Mr.Been, Bang Ucok beranggapan, perkembangna  pantomime di ISI Padang Panjang pada saat ini jauh berkembang pada saat ini jauh berkembang pada saat sebelumnya, pada saat sekarang sudah banyak penggiat teater yang ingin belajar.
Semangat Bang Ucok terhadap pantomime saat ini, semangat yang lebih baginya pada saat ini yaitu pada mahasiswa teater angkatan 2013 yang membentuk komunitas BEM COLEGAS (Kumpulan Teman Baik) yang menjadikan semangat. Sekarang pantomime masih berjalan seperti halnya mahasiswa di ISI Padang Panjang banyak membutuhkan pantomime sebagai hiburan.
Keinginan Bang Ucok terhadapkesenian pantomime di Sumatra semakin luas karena dipulau Sumatra belum ada Komunitas Pantomime hanya ada di ISI Padang Panjang, yaitu salah satunya BEM COLEGAS. Keinginan Bang Ucok untuk memetaskan Pantomime di seluruh Kota di Sumatra. Ingin memberikan Apresiasi terhadap masyarakat di Sumatra.
Perbedaan pantomime  realis yang membedakan teater realis yaitu jika pada pantomime  realis menyampaikan tidak dengan dialog (tampa kata).

Salah seorang pencinta pantomime semenjak pertama kali kuliah, M. Hibban Hasibuan merupakan pria asli Medan dan Kelahiran Medan, pada tanggal 23 November 1989. Ia mengenal gambaran pantomime itu semenjak SMA, namun selama SMA Bang Ucok hanya mengenal gambaran teater yang beraliran pantomime hanya tontonan namun tidak mengenal nama nya,  mulai Bang Ucok kul di ISI Padang Panjang ia mulai mengenal pantomime. Pada awalnya ia hanya membantu seniornya bernama Hasan dan Husen, dalam rangka Promo salah satu produk di Bukittinggi. Sebelum ia berlatih bermain pantomime Bang Ucok diberi tontonan apresiasi vidio pantomimeyaitu vidio Marcel Maseo.
Metode latihan :
-          Sebelum memulai latihan Bang Ucok memulai pemanasan dan olah tubuh.
-          Setelah itu menonton vidio sebagai apresiasi untuk latihan
Mulai dari situlah awal dari perkembangan bakat yang ada pada diri bang ucok, ia membuat untuk dirinya dengan berlatih pantomime.





Bang Ucok membantu karrya seniaor mulai dari angkatan 2005-2008 dalam rangka ujian pantomime dengan minat pemeranan
·         Membantu seniornya bernama Ynita Hanafi
·         Membantu seniornya bernama Dewi Sartika
·         Membantu seniornya bernama Daniel Martin
·         Membantu seniornya bernama Anggi Pratama
·         Membantu seniornya bernama Zulkani Alfian
Kreatifitas yang menggambarkan Bang Ucok mencintai pantomime yaitu :
Kreatifitasnya dibidang pantomime pada tahun 2009
-          Mengamen di jam gadang dengan pantomimenya
-          Mendirikan komunitas Teater untuk membuat identitas dirinya,walau ia hanya sendiri, bernama M.H Mime
-          Mengisi acara sosialisasi KPK di Padang
-          Membantu karya dosen tari dengan berkolaborasi dengan tarian

Kreatifitasnya dibidang pantomime pada tahun 2010
-          Mengisi acara opening serimonial di ISI Padang Panjang
-          Mengisi acara hiburan pantomime acara ulang tahun

Kreatifitasnya dibidang pantomime pada tahun 2011
-          Membuat komunitas teater Batahi yang didukung oleh teater sekata
-          Dipentaskan pada hari teater sedunia dengan karyanya Batu
-          Dipentaskan di Taman Budaya Almpung


Kreatifitasnya dibidang pantomime pada tahun 2012
-          Kembali mendirikan komunitas Pantomime yang bernama Bulu Ketek
-          Malin kundang yang ditampilkan di sanggar marawa di Tandikek
-          Nampil pada PAT 5 opening serimonial

Kreatifitasnya dibidang pantomime pada tahun 2013
-           Bertemu dengan salah satu dosen teater bernama Din Saadudin, bersama beliau Bang Ucok berkolaborasi pantomime di Jambi dalam rangka Pekan Apresiasi Seni di Taman Budaya Jambi.
-          Bang ucok kembali merintis komunitas baru dengan Dosennya itu.
Foto0176.jpg

Tidak ada komentar:

Posting Komentar