
Institut
Seni Indonesia padang panjang merupakan kampus seni yang memiliki tujuh
jurusan. Beberapa jurusannya yaitu Jurusan Seni Musik, Seni Teater, Seni
Karawitan, Seni Tari, Seni Murni, Seni Kriya, fotografi, Televisi dan Film.
Berbagai ilmu yang merangkum di ISI Padang Panjang. Akan tetapi seni yang
berpengaruh langsung terjun yaitu senipertunjukan yang didalamnya terdapat Seni
Musik, Seni Teater, Seni Karawitan, Seni Tari. Seni pertunjukan ini yang lebih
dikatakan berinteraksi langsung kepada objek yang dituju. Adapun demikian
peminat seni pertunjukan tidak sedikit. Seni pertunjukan yang dari zaman dulu
hingga sekarang selalu ada. Melaluiseni pertunjukan banyak masyarakat yang
mengemas dengan nilai-nilai tradisi. Contohnya saja Seni Teater jika dimasyarakat
lebih dikenal dengan seni drama.
Teater
dikenal dengan lakon, sejerah pementasan lakon dimulai pada zaman Yunani dan
Romawi, dilanjutkan dengan Zaman Pertengahan, comedia dell’ Arte Italia, Zaman
Elisabeth, Aliran Klasik, Aliran Romantik, Aliran Realisme, Aliran
Ekspresionisme, Drama Zaman Kini.
Jaman
yang terus berkembang semakin maju, Seni Teater semakin berkembang dengan era
kekinian. Dengan berkembangannya kesenian khususnya seniteater yang menjadikan
tontonan yang penuh makna dan pesan bagi setiap yang menikmatinya.
Teater
Ini Berkembang Berdasarkan Zamannya
Pertunjukan
yang sering kita dengar dengan pantomime. Akan tetapi masih banyak yang belum
kenal bahkan sama sekali tidak pernah menonton pertunjukan pantomime. Pantomim
merupakan seni nperan yang tidak menggunakan dialog, dan hanya menggunakan
gerak saja. Pantomim merupakan bahagian dari teater klasik. Sebelum zaman Mesir
dan Yuni Kuno, sudah ada Pantomime, ditulis Aristoteles di Buku Poetic. Buku
ini dilihat dari relief-relief yang bergambar sebuah gesture yang menggambarkan
sebuah pantomime bukan tarian.
Sebut
saja seorang seniman yang masih studi di ISI Padang Panjang, yaitu M.Hibban Hasibuan, yang acap kali
dipanggul Ucok dan di panggil juniornya Bang Ucok. Bang ucok ini merupakan
salah satu pencinta seni pantomin. Ia menggeluti pantomim mulai kuliah di ISI
Padang Panjang. Ia teropsesi pada film Barat Mr.Been, Bang Ucok beranggapan,
perkembangna pantomime di ISI Padang
Panjang pada saat ini jauh berkembang pada saat ini jauh berkembang pada saat
sebelumnya, pada saat sekarang sudah banyak penggiat teater yang ingin belajar.
Semangat
Bang Ucok terhadap pantomime saat ini, semangat yang lebih baginya pada saat
ini yaitu pada mahasiswa teater angkatan 2013 yang membentuk komunitas BEM
COLEGAS (Kumpulan Teman Baik) yang menjadikan semangat. Sekarang pantomime
masih berjalan seperti halnya mahasiswa di ISI Padang Panjang banyak
membutuhkan pantomime sebagai hiburan.
Keinginan
Bang Ucok terhadapkesenian pantomime di Sumatra semakin luas karena dipulau
Sumatra belum ada Komunitas Pantomime hanya ada di ISI Padang Panjang, yaitu
salah satunya BEM COLEGAS. Keinginan Bang Ucok untuk memetaskan Pantomime di
seluruh Kota di Sumatra. Ingin memberikan Apresiasi terhadap masyarakat di
Sumatra.
Perbedaan
pantomime realis yang membedakan teater
realis yaitu jika pada pantomime realis
menyampaikan tidak dengan dialog (tampa kata).
Salah
seorang pencinta pantomime semenjak pertama kali kuliah, M. Hibban Hasibuan
merupakan pria asli Medan dan Kelahiran Medan, pada tanggal 23 November 1989.
Ia mengenal gambaran pantomime itu semenjak SMA, namun selama SMA Bang Ucok
hanya mengenal gambaran teater yang beraliran pantomime hanya tontonan namun
tidak mengenal nama nya, mulai Bang Ucok
kul di ISI Padang Panjang ia mulai mengenal pantomime. Pada awalnya ia hanya
membantu seniornya bernama Hasan dan Husen, dalam rangka Promo salah satu
produk di Bukittinggi. Sebelum ia berlatih bermain pantomime Bang Ucok diberi
tontonan apresiasi vidio pantomimeyaitu vidio Marcel Maseo.
Metode
latihan :
-
Sebelum memulai latihan Bang Ucok
memulai pemanasan dan olah tubuh.
-
Setelah itu menonton vidio sebagai
apresiasi untuk latihan
Mulai
dari situlah awal dari perkembangan bakat yang ada pada diri bang ucok, ia
membuat untuk dirinya dengan berlatih pantomime.
Bang
Ucok membantu karrya seniaor mulai dari angkatan 2005-2008 dalam rangka ujian
pantomime dengan minat pemeranan
·
Membantu seniornya bernama Ynita Hanafi
·
Membantu seniornya bernama Dewi Sartika
·
Membantu seniornya bernama Daniel Martin
·
Membantu seniornya bernama Anggi Pratama
·
Membantu seniornya bernama Zulkani
Alfian
Kreatifitas
yang menggambarkan Bang Ucok mencintai pantomime yaitu :
Kreatifitasnya dibidang
pantomime pada tahun 2009
-
Mengamen di jam gadang dengan
pantomimenya
-
Mendirikan komunitas Teater untuk
membuat identitas dirinya,walau ia hanya sendiri, bernama M.H Mime
-
Mengisi acara sosialisasi KPK di Padang
-
Membantu karya dosen tari dengan
berkolaborasi dengan tarian
Kreatifitasnya dibidang
pantomime pada tahun 2010
-
Mengisi acara opening serimonial di ISI
Padang Panjang
-
Mengisi acara hiburan pantomime acara
ulang tahun
Kreatifitasnya dibidang
pantomime pada tahun 2011
-
Membuat komunitas teater Batahi yang didukung
oleh teater sekata
-
Dipentaskan pada hari teater sedunia
dengan karyanya Batu
-
Dipentaskan di Taman Budaya Almpung
Kreatifitasnya dibidang
pantomime pada tahun 2012
-
Kembali mendirikan komunitas Pantomime
yang bernama Bulu Ketek
-
Malin kundang yang ditampilkan di
sanggar marawa di Tandikek
-
Nampil pada PAT 5 opening serimonial
Kreatifitasnya dibidang
pantomime pada tahun 2013
-
Bertemu dengan salah satu dosen teater bernama
Din Saadudin, bersama beliau Bang Ucok berkolaborasi pantomime di Jambi dalam
rangka Pekan Apresiasi Seni di Taman Budaya Jambi.
-
Bang ucok kembali merintis komunitas
baru dengan Dosennya itu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar